Harkopnas 70, Jokowi Targetkan Peningkatan Produktivitas Koperasi Bisa Bersaing Dengan Luar Negeri

Harkopnas 70, Jokowi Targetkan Peningkatan Produktivitas Koperasi Bisa Bersaing Dengan Luar Negeri
Presiden RI, Joko Widodo saat membuka kegiatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-70 yang diselenggarakan di Lapangan Karebosi, Rabu, 12/7/2017. |Foto : Muh Trisusanto MS

MAKASSAR, PEDOMANMAKASSAR.com – Presiden RI, Joko Widodo, menargetkan peran dan produktivitas koperasi dan UMKM bisa bersaing dengan luar negeri dan lebih maju lagi kedepannya.

Hal tersebut, diutarakannya melalui pembukaan kegiatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-70 yang diselenggarakan di Lapangan Karebosi, Rabu, 12/7/2017.
Jokowi, mengungkapkan, saat ini peran koperasi, baik kecil dan menengah masih bergerak dua kali lipat atau tumbuh 3,39 persen dibanding hampir tiga tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini masih jauh di bawah negara-negara lainnya, seperti Belanda yang tumbuh di atas 10 persen dan Selandia Baru yang pertumbuhannya telah mencapai 18 persen. Melihat hal itu, harusnya dijadikan motivasi bagi penggerak-penggerak koperasi agar jangan takut bersaing.

Selain itu, untuk lebih memaksimalkan lagi peran koperasi kedepannya, Jokowi mengharap bunga koperasi bisa ditekan lagi hingga sembilan persen, dimana sebelumnya berada diposisi 12 persen hingga 22 persen.

“Kalau perlu, tahun depan lebih ditekan lagi bunganya hingga tujuh persen, sehingga perputaran ruang koperasi lebih efektif dan lebih produktivitas lagi kedepannya. Apalagi, saat ini pertumbuhan KUR juga masih 3,94 persen. Semuanya perlu lebih banyak lagi dukungan, agar perputaran ekonomi dan kesejahteraan masyarakat juga bisa merata di desa-desa, tidak hanya di kota-kota,” katanya.

Menteri Koperasi dan UMKM, AAGN Puspayoga, mengungkapkan, koperasi yang aktif di Indonesia saat ini hanya mencapai 152 ribu. Sementara, yang tidak aktif mencapai 61 ribu koperasi.

Sementara, keanggotaan koperasi hingga 2016 kemarin hanya mencapai lebih 37 juta orang dan dicatatkan volume usaha dari modal koperasi hanya mencapai Rp266 miliar pada tahun ini.

“Karena itu, melalui Harkopnas ini, diharapkan kontribusi peran koperasi terhadap peningkatan ekonomi kedepannya lagi lebih tinggi, khususnya di daerah-daerah,” katanya.

Sementara, Ketua Umum Dekopin, Nurdin Halid, berharap kedepannya geliat gerakan koperasi lebih meningkat lagi. Apalagi, hal ini juga didukung dengan kembali diadakannya Kongres Koperasi yang ketiga, setelah 61 tahun tidak dilaksanakan.

“Semoga dengan itu, pengukuhan perankoperasi kedepannya bisa lebih maju lagi,” harapnya.

Wia rock/Marwiah Syam