FH BUMN Gelar Kegiatan Nasional di Makassar.

FH BUMN Gelar Kegiatan Nasional di Makassar.
Ketua Umum FH BUMN, Ahmad Reza (tengah) saat melakukan sesi wawancara dengan para awak media disela-sela kegiatan event Nasional di Lantai 7, Kantor Pusat Pelindo IV, Jalan Nusantara, Kamis, 27/7/2017. | Foto: Muh. Trisusanto MS

MAKASSAR, PEDOMANMAKASSAR.com – Forum Humas (FH) BUMN kembali menggelar event Nasional, di mana PT Pelindo IV (Persero) bersama PT IKI, PTPN XIV, PT KIMA dan PT Semen Tonasa ditunjuk sebagai tuan rumah kegiatan kali ini.

Ketua Umum FH BUMN, Ahmad Reza, mengatakan, kegiatan ini diikuti kurang lebih 150 dari 100 Humas dan Public Relation (PR) BUMN se-Indonesia yang berkumpul di Makassar selama tiga hari, mulai 27-29 Juli 2017 untuk mengadakan workshop, case study, media visit, dan beberapa kegiatan social movement, serta mengunjungi tempat peninggalan sejarah Fort Rotterdam untuk menyaksikan kegiatan budaya.

“Acara ini rutin kami selenggarakan setiap enam bulan sekali, baik dalam bentuk seminar, maupun workshop dan dilakukan road show di kantor-kantor BUMN yang diikuti oleh seluruh Humas BUMN, baik dari pusat maupun daerah,” jelasnya, disela-sela kegiatan Nasional, di lantai 7 Kantor Pusat Pelindo IV, Jalan Nusantara, Kamis, 27/7/2017.

Reza menuturkan, workshop PR Tanpa Batas kali ini mengusung tema “Strategy PR Planning and Programming” yang diharap melalui workshop ini, para Humas BUMN akan memiliki kemampuan perencanaan PR yang baik, melakukan PR riset, menyusun strategi PR step by step dan membuat Key Performance Indicator, sehingga dapat meningkatkan reputasi perusahaan ke arah yang lebih baik.

Sementara itu, Ketua Bidang Wilayah, Nurlaela Arief, menambahkan, pada kegiatan ini seluruh anggota FH BUMN tidak hanya membicarakan teori.

“Tapi juga belajar dan melakukan media visit dan aktivitas sosial dengan melakukan program CSR Edukasi Keanekaragaman Hayati di Penangkaran Kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung, di Maros,” katanya.

Sekretaris Perusahaan PT Pelindo IV (Persero), Iwan Sjarifuddin, mengatakan, secara khusus tujuan diadakannya kegiatan social movement di Taman Nasional Bantimurung ini, adalah untuk memberikan pemahaman kepada para PR profesional anggota FH BUMN, mengenai keanekaragaman hayati yang perlu didukung dengan strategi komunikasi PR agar lebih dikenal masyarakat dan mendukung sektor pariwisata.

Selain itu, juga untuk menumbuhkan kesadaran dan komitmen para profesional PR anggota FH BUMN, untuk turut berperan optimal melalui posisi dan fungsinya dalam mendukung pariwisata Nasional dan turut andil mengapresiasi keragaman hayati di wilayah timur Indonesia.

“Diharapkan usai kegiatan ini, para Humas dan PR anggota FH BUMN dapat menyampaikan kepada teman, sahabat, keluarga dan sanak family di tempat masing-masing, bahwa di Sulsel ada destinasi yang tidak hanya sekedar tempat untuk berwisata, tapi juga wisatawan bisa sekaligus belajar tentang kupu-kupu, mulai dari spesiesnya hingga bagaimana cara mengembangbiakkannya,” terangnya.

Wia rock/Marwiah Syam