Bea Cukai Sulawesi : Volume Penindakan Pengiriman Rokok Ilegal Meningkat Signifikan

Bea Cukai Sulawesi : Volume Penindakan Pengiriman Rokok Ilegal Meningkat Signifikan
Kabid Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Sulawesi, Agus Amiwijaya (tengah) saat memberikan penjelasan terkait kronologis penindakan rokok ilegal yang terjadi 16 Agustus kemarin pada awak media. | FOTO: Muh. Trisusanto MS

MAKASSAR, PEDOMANMAKASSAR.com – Direktorat Jenderal Bea Cukai menyebut penindakan pengiriman yang dilakukan tahun ini meningkat signifikan.

Kabid Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Sulawesi, Agus Amiwijaya, mengungkapkan, dibanding tahun lalu volume penindakan pengiriman memang semakin meningkat.

Tercatat, khusus periode Juli 2017 ini saja penindakan pengiriman rokok ilegal mencapai delapan juta batang, lebih tinggi dibanding Juli tahun lalu yang hanya enam juta batang atau secara total tercatat 77 juta batang pada akhir tahun lalu.

“Sementara, volume tangkapan saat ini telah mencapai 37 juta batang, dimana penindakan tersebut, dominan besar dari pengiriman. Beda jauh tahun-tahun lalu, dimana volume tangkapan dominan dari pemasaran-pemasaran minimal 2-3 slop,” katanya di Kanwil Bea Cukai Sulawesi, Jalan Satando, Kamis, 17/8/2017.

BACA JUGA : Bea Cukai Sulawesi Berhasil Tindaki Lagi Rokok Ilegal 5,5 Juta Batang Dari Surabaya

Tangkapan rokok ilegal tersebut saat ini, kata Agus, juga bermerek macam-macam, diantaranya SIP, X bold, Surya Indah, Z. A, dimana pengirimannya melalui kapal barang dan kapal-kapal kayu.

Taktik pengirimannya pun semakin pintar, dan menggunakan salah satu trik angkutan umum atau berpindah-pindah tangan dan mobil (truck).

Bahkan, saat ini banyak ditemukan rokok ilegal yang dilekati pita cukai palsu.

“Hal ini juga yang menjadi tantangan bagi kami untuk lebih mengoptimalkan peran kami, baik pendataan di pos pintu masuk barang dan lebih melakukan lagi pengembangan di pabrik-pabrik yang terindikasi. Selain itu, posisi kami harus semakin lebih lihai lagi dari mereka. Apalagi, peredaran rokok ilegal ini menyasar pasar Sulawesi yang dinilai potensial. Tentunya, hal ini tak akan kami biarkan,” katanya.

Wia rock/Marwiah Syam.