Lewat Momen Fesyar, Masyarakat Bisa Semakin Melek Syariah

Lewat Momen Fesyar, Masyarakat Bisa Semakin Melek Syariah
Dengan kegiatan Festival Ekonomi Syariah (Fesyar), masyarakat yang tertarik dan ingin tahu mengenai syariah bisa didapatkan di Fesyar ini. | FOTO : Istimewa Logo FESyar 2017

MAKASSAR, PEDOMANAMAKASSAR.com – Dalam hal meningkatkan literasi dan inklusi syariah, Bank Indonesia Wilayah Sulsel kembali menggelar Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Di Makassar yang ditujukan agar masyarakat yang ingin lebih tahu dan semakin paham atau melek mengenai syariah bisa mendapatkannya lewat kegiatan berskala nasional tersebut.

Rangkaian Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) sendiri akan berlangsung mulai Agustus hingga September 2017 dan menjadikan Makassar sebagai tuan rumah dengan mengambil puncak acara di Phinisi Point dari 25-27 Agustus 2017 dan bebas masuk (tanpa tiket)

Selain itu, pada Fesyar 2017 ini juga melibatkan paling sedikitnya 18 provinsi di Indonesia, diantaranya seluruh provinsi di Sulawesi, Kalimantan, Maluku dan seluruh provinsi di Papua.

Kepala Bank Indonesia Wilayah Sulsel, Bambang Kusmiarso, mengungkapkan, kegiatan Fesyar ini sendiri mengambil konsep F5, yakni Food, Finance, Funtrepreneur, dan Fundutainment.

Di dalamnya, ada beragam hiburan, pameran expo, fashion bazar, travel fair, dan perlombaan, diantaranya perlombaan dai cilik, kesenian daerah, kaligrafi, duta ekonomi syariah, entrepreneur muda. Tak hanya itu juga ada talkshow mengenai finance dan entrepreneur berbasis syariah.

“Pokoknya ada banyak hal menarik bisa didapatkan masyarakat lewat Fesyar ini, apalagi ada doorprize yang kita telah siapkan bagi pengunjung,” katanya, Senin, 21/8/2017.

Mengenai perlombaannya sendiri, kata Bambang, akan diikuti semua Kabupaten di Sulsel yang telah diundang melalui Kemenag. Begitu pun, akan diikuti semua sekolah dan pondok pesantren yang ada di Makassar, Gowa, dan Maros yang telah diundang langsung oleh Bank Indonesia.

Khusus perlombaan dai cilik akan dibatasi hanya sampai 20 peserta. Begitu pun, perlombaan kaligrafi hanya dibatasi 30 peserta, dan kesenian daerah hanya 10 peserta.

Tak hanya itu, momen Fesyar juga akan menghadirkan workshop seputar syariah dengan menghadirkan pakar-pakar ekonomi syariah, baik di Sulsel dan nasional.

“Jadi, pasti dijamin masyarakat tidak rugi datang dan meramaikan Fesyar ini. Apalagi, masyarakat saat ini semakin banyak ingin tahu lagi mengenai manfaat dan kelebihan menabung di bank-bank syariah. Tentunya, hal ini sangat baik dan positif,” katanya.

Wia rock/Marwiah Syam