Permintaan Sapi Meningkat 80 persen, Harga Sapi Mulai Merangkak

Permintaan Sapi Meningkat 80 persen, Harga Sapi Mulai Merangkak
Sapi Potong | FOTO: Istimewa

MAKASSAR, PEDOMANMAKASSAR.com – Harga sapi per ekornya mulai merangkak seiring semakin tingginya permintaan sapi yang mencapai 80 persen dalam sepekan ini.

Salah satu Pedagang Ternak Sapi di Antang, Jamaluddin, saat dijumpai mengungkapkan, naiknya harga sapi hingga mencapai 20 persen dari harga normalnya sejak sepekan terakhir, karena semakin tingginya permintaan masyarakat saat ini.

Bahkan, dalam dalam sepekan ini, penjualan sapi mencapai minimal 30 ekor. Itu belum termasuk pesanan mesjid-mesjid dan acara-acara lainnya. Apalagi, saat ini pesanan sapi banyak juga berdatangan dari balon Gubernur yang akan bertarung pada Pilgub 2018 nantinya.

“Dari permintaan tersebut, harganya pun variatif, seperti sapi yang dijual dengan harga Rp19 jutaan, bobotnya mencapai lebih 160 Kg. Sementara, sapi dengan bobot 80 Kg, dijual Rp10,5 juta sampai Rp11 juta, dan ini paling laku, karena banyak dipesan dari mesjid-mesjid. Sedangkan, sapi yang paling murah dibanderol dengan harga Rp9 juta dengan bobot 60 Kg,” katanya, Jumat, 25/8/2017.

Terkait suplai sapi-sapi saat ini, katanya, didatangkan dari berbagai daerah, diantaranya Bone, Jeneponto, Bantaeng, Wajo, Takalar, Sidrap, Soppeng, Gowa, Maros, dan Flores.

“Tapi, dominan dari Bone, dan Sidrap, karena kami pasok sapi kebanyakan dari daerah itu,” katanya.

Wia rock/Marwiah Syam