Rampung Akhir 2017, PLTB Di Sidrap Akan Perkuat Sistem Kelistrikan Di Sulsel

Rampung Akhir 2017, PLTB Di Sidrap Akan Perkuat Sistem Kelistrikan Di Sulsel
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (tengah) bersama manajemen PLN Sulselrabar saat meninjau pembangunan proyek PLTB di Sidrap, Rabu, 13/9/2017. | FOTO: Istimewa

SIDRAP, PEDOMANMAKASSAR.com – Pembangkit Listrik Tenaga (PLTB) Sidrap yang merupakan pembangkit tenaga angin pertama dan terbesar di Indonesia dengan lahan seluas kurang lebih 100 hektar diprediksi akan rampung akhir 2017.

PLTB Sidrap sendiri, disiapkan memiliki kapasitas 75 megawatt (MW) dengan total akan terpasang 30 tiang nantinya, dan diproyeksi mampu melistriki 70 ribu pelanggan di Sulsel dengan daya listrik rata-rata 900 VA.

Dengan begitu, dengan adanya PLTB tersebut, nantinya listrik yang akan dihasilkan seharga USD 0,11 per kWh. Hal ini akan memperkuat sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan, sehingga cadangan daya sistem listrik Sulsel sebanyak 500 MW pada 2018 nantinya.

Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi, Syamsul Huda, mengungkapkan, dengan keberadaan PLTB nantinya, pihaknya sangat optimis perkembangan sistem kelistrikan di Sulsel semakin kuat. Apalagi saat ini, juga telah didukung dengan kondisi kelistrikan PT PLN (Persero) Wilayah Sulselrabar yang sangat berlimpah dengan daya mampu 1250 MW dan beban puncak mencapai +1050 MW.

Dengan demikian, PLN Sulselrabar masih memiliki cadangan daya + 200 MW yang dapat memasok ke pelanggan.

“Karena itu, jangan ragu berinvestasi di Sulsel, karena PLN siap menyediakan pasokan listrik. Apalagi, saat ini listrik kita surflus, dengan dukungan jaringan yang semakin handal,” pungkasnya saat kunjungan kerja ke proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga (PLTB), Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sindereng Rappang, Sidrap, Rabu, 13/9/2017.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, menyampaikan kebanggaannya atas proyek PLTB tersebut, karena 70 persennya proyek ini buatan anak bangsa.

“Saya berharap dengan adanya pembangunan PLTB ini dapat meningkatkan lagi perekonomian di Sulsel, dan kedepannya perkembangan akan bergeser ke Indonesia Timur dari segala sektor, khususnya listrik dan air,” katanya.

Wia rock/Marwiah Syam