Hotel Grand Clarion Makassar Nunggak Pajak Videotron Rp3,2 M

Hotel Grand Clarion Makassar Nunggak Pajak Videotron Rp3,2 M

MAKASSAR, PEDOMANMAKASSAR.com – Hotel Grand Clarion Makassar terindikasi melakukan pelanggaran penunggakan pajak videotron sebesar 3,2 miliar.

Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Irwan Djafar, menyebut, penunggakan pajak tersebut, terhitung sejak Desember 2013 lalu sampai saat ini, dan nilai pajak yang harus disetor dalam pertahunnya itu mencapai Rp800 juta. Bahkan, dalam pertahunnya itu mengalami kenaikan.

“Tapi, nominal yang harus disetorkan pihak Clarion itu belum pernah kami lihat atau setidaknya kami mendapat info update mengenai pembayaran tersebut,” katanya melalui Whatss App, Rabu, 4/10/2017.

Sebelum penunggakan pajak ini dipublikasikan, kata Anggota DPRD Makassar dari fraksi Nasdem tersebut, pihak hotel memang pernah mengajukan pengurangan pajak kepada Pemerintah Kota Makassar. Namun, hingga saat ini permintaan tersebut, belum ada kejelasan.

“Itu karena objek pajaknya mampu. Sementara, yang bisa mendapat pengurangan itu jika tidak mampu. Karena itu, kami minta pada pemerintah jangan melakukan pengurangan,” katanya.

Selain itu, lanjut Irwan, Bapenda Makassar dalam hal ini jangan tebang pilih soal pembayaran pajak, karena harusnya videotron tersebut, sudah ditutup kain putih, bukan malah dibiarkan aktif.

“Pajak itukan kewajiban dan harus dibayarkan. Jadi, tidak hanya pajak hotel yang penting, tapi pajak videotron juga sangat penting dan harus dibayar,” tegasnya.

Sementara, dari pihak Bapenda Makassar mengenai hal ini, belum ada konfirmasi hingga berita ini dipublikasikan.

Wia rock/Marwiah Syam.