Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Melambat Pada Triwulan III-2017.

Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Melambat Pada Triwulan III-2017.

MAKASSAR, PEDOMANMAKASSAR.com – Bank Indonesia Wilayah Sulsel menyebut pertumbuhan ekonomi Sulsel melambat pada triwulan III tahun ini disebabkan surplus neraca perdagangan luar negeri yang menurun.

Kepala Bank Indonesia Wilayah Sulsel, Bambang Kusmiarso, mengungkapkan, perlambatan tersebut, karena surplus neraca perdagangan Sulsel pada triwulan III tahun ini terkontraksi 95 persen (yoy) menjadi Rp87 miliar yang disebabkan oleh impor luar negeri yang meningkat signifikan sebesar 52,1 persen (yoy).

“Ini disebabkan tingginya impor mesin atau peralatan listrik untuk keperluan pembangkit tenaga listrik bayu (angin) yang tumbuh 1.499 persen (yoy),” katanya saat siaran pers Bank Indonesia Sulsel, di kantornya, Jl Jenderal Sudirman, Rabu, 8/11/2017.

Selain itu, kata Bambang, perlambatan pertumbuhan itu juga disebabkan tingginya impor mesin-mesin atau pesawat mekanik, serta pesawat terbang dan bagiannya yang mengalami peningkatan sebesar 66 persen (yoy).

Di sisi lain, ekspor perdagangan luar negeri juga menurun disebabkan oleh anjloknya ekspor kakao dan rumput laut.

“Penurunan ekspor tersebut, ditengarai adanya gangguan produksi yang dipengaruhi faktor hama, dan peremajaan yang berlanjut, serta cuaca yang kurang mendukung,” katanya.

Wia rock/Marwiah Syam.