Stabilkan Kembali Produksi Kakao Di Indonesia, Mars Bangun Pusat Pengembangan Teknologi Di Pangkep

Stabilkan Kembali Produksi Kakao Di Indonesia, Mars Bangun Pusat Pengembangan Teknologi Di Pangkep

PANGKEP, PEDOMANMAKASSAR.com –  PT Mars Symbioscience Indonesia membangun investasi besar di Pangkep, yakni pusat pengembangan teknologi kakao yang difokuskan pada penstabilan kembali kakao di Indonesia yang telah menurun.

Sesuai data Organisasi Kakao Internasional yang tercatat dalam tujuh tahun terakhir menyebutkan produksi kakao di Indonesia telah menurun 47 persen, dimana hal ini diakibatkan dari kondisi pohon tua, tanah yang tidak subur, serangan hama dan penyakit, hingga harga yang fluktuatif, serta perubahan iklim (curah hujan yang tinggi).

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, mengungkapkan, langkah yang diambil PT Mars sangat tepat dalam meningkatkan produktivitas komoditi kakao di Indonesia. Apalagi, salah satu faktor pendorong ekonomi berjalan secara baik, hanya terjadi jika ditingkatkan nilai tambahnya dan produktivitasnya dalam hal komoditi.

“Tentunya, hal ini butuh juga dukungan dari pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat, agar dampak positifnya kedepan semakin terealisasi,” katanya disela-sela groundbreaking, di Attang Salo, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, 18/11/2017.

Board of Directors of Mars. Inc, Frank Mars, mengungkapkan, pusat penelitian kakao yang dibangun di Pangkep ini akan menempati area seluas 95,2 hektare dengan investasi sebesar Rp50 miliar. Investasi ini juga merupakan fasilitas penelitian kakao kedua di Indonesia, yang difokuskan pada mutualitas.

“Nantinya, di fasilitas ini kami akan lebih jauh mengembangkan genetika kakao yang unggul, tahan lama. Selain itu, kami juga ingin memajukan petani dalam memperbaiki produksi dan mengajari cara mengelola kebun, sehingga nantinya dapat meningkatkan produksi kakao dari satu ton per hektare menjadi tiga ton per hektarenya,” katanya.

Wia rock/Marwiah Syam