November 2017, Cabai Rawit Kembali Sumbang Nilai Inflasi

November 2017, Cabai Rawit Kembali Sumbang Nilai Inflasi

MAKASSAR, PEDOMANMAKASSAR.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel menyebut Sulsel mengalami inflasi 0,28 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 129,58 pada Oktober lalu menjadi 129,94 pada periode November 2017 ini, di mana penyebab inflasinya didominasi dari kelompok bahan makanan, khususnya cabai rawit.

Kepala Badan Pusat Statistik Sulsel, Nursam Salam, mengungkapkan, penghitungan inflasi pada periode ini berdasarkan pada hasil Survei Harga Konsumen pada pasar tradisional dan modern di lima kota IHK, yakni Makassar, Palopo, Pare-pare, Watampone, dan Bulukumba.

Inflasi ini sendiri terjadi, selain cabai rawit sebagai penyebabnya, juga tercatat beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga, diantaranya beras, rokok filter, ikan cakalang, buah anggur, bahan bakar rumah tangga, ikan teri basah, tauge, dan ikan bandeng

“Selain itu, inflasi ini juga disumbangsih dari angkutan udara, listrik, air, dan kelompok kesehatan, serta kelompok jasa keuangan, dan komunikasi,” katanya melalui rilisnya, 5/12/2017.

Sementara, dari kelima kota yang menjadi lokasi survei, kata Nursam, dicatatkan Makassar sebagai daerah dengan tingkat inflasi tertinggi dengan sumbangsih sebesar 0,33 persen.

“Sementara, kota yang paling rendah inflasinya pada periode ini, adalah Palopo dengan sumbangsih hanya sebesar 0,02 persen,” katanya.

Wia rock/Marwiah Syam.