Kapolda Berharap Calon Siswa SIP Kembali Sebagai Perwira Handal.

Kapolda Berharap Calon Siswa SIP Kembali Sebagai Perwira Handal.

MAKASSAR, PEDOMANMAKASSAR.COM–Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel, Irjen Pol Drs Umar Septono SH MH, mengharapkan agar semua calon Siswa Perwira Sekolah Ilmu Kepolisian (SIP), kembali sebagai Perwira handal, agar ilmu yang diterima saat melaksanakan pendidikan bisa diterapkan disaat kembali melaksanakan tugasnya kembali, sebagai Perwira Polisi.

Hal itu dikemukakannya saat memberikan arahan dan b im bingan kepada calon siswa SIP sebanyak 51 Orang, di Aula Anindita Paramarta Lantai 3 Mapolda Sulsel, Kamis (1/4/2018).

Selain itu juga Kapolda Irjen Umar Septono, menekankan agar menunjukkan jati diri bahwa siswa tersebut adalah orang orang yang berprestasi yang berangkat dari Polda Sulsel.

“tunjukkan jati diri anda kepada siswa lainnya, anda adalah Calon Perwira berasal dari Sulsel, dan kalian adalah calon Perwira yang hebat, karena sudah mempuinyai pengalaman tugas dilapangan” tegasnya.

Irjen Umar juga menambahkan, jika dari ratusan calon siswa yang mendaftar, yang berhasil cuma sebanyak 51 Orang, itu membuktikan semua yang yang akan berangkar pendidikan adalah Polisi pilihan, maka di diwajibkan untuk melaksanakan pendidikan dengan baik, jaga kesehatan dan tetap semangat karena menjadi perwira itu tidak gampang. tuturnya.

Kapolda Sulsel juga berterima kasih kepada Panitia pelaksana penerimaan calon siswa SIP, yang dipimpin oleh Karo SDM, karena sudah melaksanakan rekrutmen dengan baik dan transfaran.

Demikian pula yang dikatakan Wakpolda Sulsel, Brigjen Pol Drs Mas Guntur Laupe SH, agar saat melaksanakan pendidikan nantinya jaga kekompakan, jangan sampai ada teguran, karena dalam 51 Orang ada yang dituakan, dan membentuk tim yang baiok dan solid, tuturnya

“saya berharap jaga kekompakan dan ada satu orang yang bisa dituakan untuk membentuk tim yang baik” tegasnya

Selain itu, Brigjen Mas Guntur menekankan khususnya untuk siswa Polwan, agar dapar menjaga diri dengan baik, kehormatan serta jaga kesehatan dan keselamatan, serta saat pesiar/IBL, jangan perorangan tetapi kalau bisa bersamaan atau lebih dari 2 orang. tambahnya.

“dalam pendidikan, jangan cepat panas atau terpancing sehingga bisa menimbulkan permalasahan atau selisih paham” tutupnya.(Sprp/Lim)