Leher Digorok Saat Mati Lampu! Satgas Damai Cartenz Buru Anggota KKB Penyerang Warga Yahukimo
DEKAI — Teror berdarah memecah gulita malam di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Di tengah kondisi pemadaman listrik, seorang warga bernama Adit (40) menjadi korban keberingasan Orang Tak Dikenal (OTK) bersenjata tajam pada Kamis (20/8/2026) malam.
Korban diserang secara membabi buta hingga mengalami luka robek menganga di bagian leher. Merespons kejahatan sadis ini, Tim Gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo langsung turun gunung memburu pelaku.
Rintihan Minta Tolong di Tengah Gelap
Peristiwa mengerikan di Kompleks Kali Bonto, Jalan Sosial ini terjadi sekitar pukul 19.15 WIT. Menurut keterangan saksi di lokasi, suasana malam yang gelap gulita mendadak dipecahkan oleh suara rintihan dan teriakan minta tolong dari lantai bawah.
Saat saksi turun, pemandangan memilukan tersaji. Korban Adit ditemukan bersimbah darah tergeletak lemas di atas meja makan. Dengan sisa tenaga, korban sempat berbisik bahwa pelaku kabur ke arah gereja terdekat.
Berikut adalah fakta-fakta awal dari insiden berdarah di Dekai:
• Waktu & Lokasi: Kamis (20/8/2026) pukul 19.15 WIT di Kompleks Kali Bonto saat pemadaman listrik.
• Kondisi Korban: Adit (40) menderita luka robek parah di leher akibat senjata tajam, namun beruntung nyawanya masih tertolong.
• Tindakan Aparat: Olah TKP kilat telah dilakukan untuk mengamankan jejak pelaku yang kabur ke arah gereja.
Terindikasi Ulah KKB Batalyon Yalenang
Siapa dalang di balik serangan pengecut ini? Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., membocorkan bahwa aparat telah mengantongi ciri-ciri fisik pelaku.
"Berdasarkan penyelidikan sementara, pelaku diduga kuat terafiliasi dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo, tepatnya Batalyon Yalenang di bawah pimpinan Kombi Yemberengge. Namun, dugaan ini masih terus kami dalami," tegas Kombes Yusuf, Sabtu (22/8/2026).
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, turut mengultimatum jajarannya untuk segera menangkap pelaku. "Kami terus mengumpulkan informasi dan menyisir lokasi. Penegakan hukum terukur akan kami lakukan bagi pihak yang bertanggung jawab," ujarnya.
Kondisi Korban Berangsur Pulih
Kabar baiknya, setelah dievakuasi warga ke RSUD Dekai, kondisi Adit perlahan membaik. Hingga Jumat (21/8/2026) malam, ia dilaporkan dalam kondisi sadar penuh dan mendapat penanganan medis intensif atas luka di lehernya.
Satgas Damai Cartenz mengimbau warga Yahukimo untuk tidak terpancing isu liar dan segera melapor jika melihat sosok dengan ciri-ciri mencurigakan. Negara memastikan tak akan memberi ruang bagi pelaku teror di tanah Papua!
