BREAKING NEWS

Membaca Peta Kekuatan Musda REI Sulsel: Manuver Mutlak HBS yang Bikin Lawan Pikir Dua Kali

 


MAKASSAR — Pertarungan memperebutkan kursi '01' DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan tampaknya bakal berjalan berat sebelah. Kubu Haji Badris Salam (HBS) baru saja melakukan show of force (unjuk kekuatan) yang diproyeksi bakal membuat nyali kompetitor ciut.

Pada Senin (21/9/2026), mesin pemenangan HBS resmi mendatangi Kantor Sekretariat DPD REI Sulsel di Jalan Nikel, Makassar. Mereka tak datang dengan tangan kosong.

Dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pemenangan HBS, Edi Arsyam, kedatangan rombongan tersebut bertujuan untuk mengambil formulir pencalonan Ketua REI Sulsel, sekaligus menyetor uang pangkal pendaftaran senilai Rp50 juta secara tunai, sesuai dengan regulasi kepanitiaan (Steering Committee/SC).

"Hari ini kita laksanakan pengambilan formulir sesuai dengan schedule SC. Kami sudah menyerahkan persyaratan awal. Yang pasti kami sudah sangat siap, baik dari segi administrasi hingga pelaksanaan Musda nanti," tegas Edi Arsyam dengan nada percaya diri tinggi.

Dominasi Mutlak: Kantongi 255 dari 388 Suara

Kepercayaan diri kubu HBS untuk langsung "ngegas" di fase awal pendaftaran ternyata memiliki dasar berpijak yang sangat kokoh. Edi membeberkan fakta statistik yang mencengangkan terkait peta kekuatan jelang Musda XV REI Sulsel pada 7 Oktober mendatang.

Saat ini, kata Edi, tim HBS telah mengunci dukungan mayoritas mutlak, yakni 255 suara (voter) dari total anggota yang memiliki hak pilih.

"Kalau melihat dari jumlah anggota REI yang aktif dan berhak ikut Musda itu jumlahnya sekitar 388 anggota. Semuanya adalah voter. Nah, surat dukungan dan segala persyaratan yang ada sekarang bersama kami sudah mencapai angka 255," urai Edi membongkar kekuatan dapur timnya.

Secara matematis, 255 suara setara dengan 65 persen dari total keseluruhan suara. Angka ini secara de facto sudah mengunci posisi HBS di ambang kemenangan.

Sapuan Bersih di Empat Korwil

Ledakan dukungan untuk HBS tidak hanya terpusat di ibu kota provinsi. Edi membeberkan bahwa 255 suara tersebut tersebar merata secara sporadis di sejumlah basis daerah strategis, mulai dari Makassar, Maros, Pangkep, Gowa, hingga Takalar.

Bahkan, dominasi HBS di tingkat akar rumput terbukti dengan sapuan bersih di empat Koordinator Wilayah (Korwil).

"Dukungan di tingkat Korwil sangat kuat. Ada Korwil yang tingkat dukungannya kepada HBS mencapai 80 persen, bahkan hingga 100 persen mutlak," tambahnya.

Untuk memastikan barisan 255 voter ini tidak 'masuk angin' hingga hari pencoblosan, tim HBS telah menerjunkan pasukan khusus berupa Liaison Officer (LO) yang bertugas mengawal dan merawat komunikasi intens dengan para pendukung.

"255 voter ini yang membuat kami meyakini diri bahwa kami akan memenangkan Musda ini. Insyaallah. Kami tidak mendahului Yang Kuasa, tetapi yang pasti 255 ini sudah solid bersama kami," tandas Edi.

Puncak Manuver: 28 September

Setelah mengambil formulir dan menyetor uang muka Rp50 juta, langkah kubu Badris Salam berikutnya dijadwalkan pada pekan depan. Edi Arsyam memastikan bahwa seluruh sisa persyaratan dari panitia telah siap saji di atas meja.

Tim HBS menargetkan akan mengembalikan formulir secara resmi pada 28 September 2026.

Saat dicecar oleh awak media apakah pengembalian formulir tersebut akan langsung dibarengi dengan pelunasan sisa kewajiban pembayaran pencalonan, Edi merespons dengan satu kata yang memancarkan kesiapan total finansial dan logistik kubunya.

"Semua!" kuncinya tegas.

Kini, dengan uang pangkal yang telah disetor dan benteng 255 suara yang mengawal dari belakang, publik menanti gebrakan apa lagi yang akan ditunjukkan Badris Salam menjelang hari penentuan di Hotel Claro Makassar bulan depan.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image